Selasa, 13 Juli 2010

Firmware

Kita sering kali pakai komputer , tapi mungkin tidak banyak yang mengetahui , ataupun ingin mengetahui apa saja yang ada didalamnya ? , bagaimana komputer bekerja dan sebagainya…
Beda dengan jaman dulu waktu masih komputer 386 , Orang yang mau memakai , minimal harus mengetahui bahasa dos , baik itu msdos ataupun Unix.Tapi sekarang sudah jauh berbeda :) , karena dengan melihat tombol , toolbar dan menu , kita sudah bisa belajar sendiri ( autodidak ).
Seperti yang sudah diketahui , secara garis besar komputer terdiri 2 bagian yang sangat mencolok , yaitu:
Hardware : adalah semua fisik dari peralatan komputer , matherboard ,memory , harddisk , cdrom , Casing dll..
Software : adalah serangkaian perintah ( command ) yang menjalankan peralatan ( komponen ) elektronik digital , baik itu gerbang logika register dsb….
Tapi hardware sendiri tidak akan bisa menjalankan suatu program ( software ) , tanpa adanya Firmware .
Jadi Firmware sendiri sebenarnya juga bisa dikategorikan software . Yang mungkin di Matherboard bisa disebut dengan BIOS ( Basic Input Output System ).
Apakah Firmware bisa dirubah ( di update ) ?
Karena firmware adalah software , sebenarnya bisa juga diedit ( dirubah ) , tapi Vendor ( Pabriknya ) biasanya memproteksi firmware tersebut dengan tujuan diantaranya demi keawetan hardware yang diproduksinya..
Misalnya : Harddisk , bila software firmwarenya beredar bebas , mungkin pabriknya akan kuwalahan menangani garansi dari konsumennya.. :)
Tapi secara teknis.. tergantung firmware itu disimpan di memory type apa ?
* ROM : ( Read Only Memory ) kalau disimpan di memory type ini . Berarti firmware tersebut paten ( tidak bisa dirubah )
* EEProm: lha untuk yang type ini baru bisa diedit ( :) )
BIOS , Untuk edit bios matherboard biasanya masing-masing vendor sudah mengeluarkan Software sendiri-sendiri. Misalnya : Award flash , AMi phonix , ASUS , tapi ada juga yang Universal Misalnya : UNI flash.

0 komentar:

Posting Komentar